Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 September 2011

Silaturahmi ...

Dalam rangka mengisi sakralnya tradisi lebaran, sudah wajib hukumnya bersilaturahmi ke tempat sanak sodara untuk sekedar bermaaf-maafan.

Hari ini, banyak sodara yang datang ke rumah untuk "sungkeman". Maklum, di rumah masih ada orang yang dituakan (karena memang usianya sudah tua, he.he.he...). Ada bude (istrinya pakde...), pakde (suaminya bude...), bibi (istrinya si paman...) dan paman (suaminya si bibi) serta beberapa keponakan.

Satu menit... dua menit... tiga menit... dan trus berlanjut sampai beberapa jam. Akhirnya, acara ramah tamah itu berakhir. Tentunya tidak lupa ditutup dengan menghabiskan berporsi-porsi ketupat, opor dan rendang (sayangnya gak sempet mengabadikan moment indah ini... karena kamera handphone tiba-tiba hang...).
Setelah rombongan pulang, giliran aku bertandang ke rumah "kakak", yang kebetulan, tinggalnya masih di wilayah timur Jakarta. Dengan sepeda motor, akhirnya nyampe juga di kediaman "kakak". Prosesi selanjuntya masih sama. Salam-salaman, maaf-maafan dan bla... bla... bla... (ngobrol panjang kali lebar, yang hasilnya adalah luas...).


Lumayan lama... sekitar tiga jam kami ngobrol ngalor-ngidul. Lantaran perut masih kenyang, tidak ada menu ketupat atau opor yang disajikan.

Akhirnya badan pada pegel, capek... capek... dan capek. Kami semua cuman bisa senderan di sofa, tiduran di ubin dan gelisah (lantaran badan letih...).

Ternyata, bukan cuman aku yang capek... ada yang lebih cape. Tidur, dan tidur, sampe gak bisa dibangunin. Bangun, tapi kemudian tertidur lagi. Reaksinya bisa dilihat di bawah ini :

Lebaran Sih... Tapi Gak Mudik...!!!

Tahun ini, klo gak salah sih udah tahun 2011. Berarti, di Jakarta udah hampir 17 tahun (wow....). Dan ini adalah tahun ke-5 aku gak mudik, setelah terakhir mudik (kalo gak salah...) tahun 2006 yang lalu.

Eits... jangan buru-buru berprasangka buruk. Bukannya sombong gak mau ketemu sanak saudara di kampung halaman, tetapi... ada beberapa faktor yang membuat aku gak bisa pulang. Salah satu faktornya ya kerjaan (alasan klise kali ya...). Tapi, itu memang alasan yang sebenar-benarnya, tanpa manipulasi.


Abis mo gimana lagi. Kalo atasan dah bilang begitu, ya susah buat direvisi. Apalagi ditolak. Lha wong yang mengamandatkan si atasan. Ya toh...?

Ngeliat orang yang sibuk, repot dan bahagia mempersiapkan perjalanan mudiknya, jadi nambah pengen buat mudik. Tapi apa mau dikata, ibarat pepatah yang berkata "nasi sudah menjadi bubur", gak bisa diapa-apain lagi. Huffttt...

Ya sudahlah... daripada bingung, pusing dan resah sendiri mikirin gak bisa mudik, mendingan nge-do'a-in mereka yang mudik, supaya sehat, selamat dan tepat waktu sampai di tujuan. Bisa bertemu dengan sanak saudara, berbagi rejeki (bagi yang rejekinya banyak...), dan tentunya berlebaran bersama di kampung halaman.

Lebaran Dulu Ya...

Lantaran gak mudik, iseng-iseng aku corat-coret (eh maaf... maksudnya ketak-ketik) buat ngisi artikel di blog ini. Mudah-mudahan, apa yang nantinya dapat ter-post, bisa mewakili aku dalam berbagi.


Tapi, sebelumnya aku ingin ngucapin Minal 'Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir batin. Semoga di hari yang fitri ini, kita menjadi manusia-manusia yang kembali kepada fitrah-Nya. Amiiin....